KABAR INSPIRASI.ID, PALU – Politeknik Pengayoman Indonesia (Poltekpin) mulai menjaring calon sumber daya manusia bidang hukum melalui pelaksanaan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Tahun Anggaran 2026.
Seleksi calon mahasiswa Poltekpin itu berlangsung menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN di UPT BKN Palu, Jalan Bantilan, Sabtu, 26 September 2026.
SKD menjadi salah satu tahapan awal yang harus diikuti peserta sebelum menempuh pendidikan vokasi hukum di sekolah kedinasan milik Kementerian Hukum tersebut.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah, Rakhmat Renaldy, hadir memantau pelaksanaan seleksi bersama jajaran Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sulawesi Tengah dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sulawesi Tengah.
Rakhmat mengatakan proses penerimaan mahasiswa menjadi bagian penting dalam menyiapkan generasi yang nantinya dapat berkontribusi terhadap pembangunan dan pelayanan hukum di Indonesia.
“Poltekpin dipersiapkan sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia di bidang hukum. Karena itu, proses penerimaan mahasiswanya harus dimulai dari seleksi yang dilaksanakan secara objektif dan sesuai ketentuan,” kata Rakhmat.
Menurutnya, seleksi yang objektif diperlukan untuk memperoleh calon mahasiswa yang memiliki kemampuan, kesiapan, dan tanggung jawab dalam mengikuti pendidikan.
Rakhmat juga mengingatkan peserta agar melihat SKD sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik. Hasil seleksi diharapkan tidak mengurangi nilai pengalaman yang diperoleh peserta selama mengikuti proses penerimaan.
“Apapun hasilnya nanti, jadikan proses ini sebagai pengalaman penting. Yang perlu dilakukan peserta saat ini adalah memberikan usaha terbaik dan mengikuti seluruh tahapan dengan penuh tanggung jawab,” tuturnya.
Pada penerimaan Tahun Akademik 2026/2027, Poltekpin membuka empat program sarjana terapan atau Diploma IV pada Jurusan Hukum Terapan.
Keempatnya meliputi Program Studi Perancangan Peraturan Perundang-undangan, Hukum Kekayaan Intelektual, Administrasi Hukum Umum, dan Pembangunan Hukum.
Program-program tersebut disiapkan untuk menghasilkan lulusan yang memiliki kompetensi praktis sesuai dengan kebutuhan pelayanan dan pembangunan hukum.
Melalui rangkaian seleksi yang terukur, Poltekpin diharapkan dapat menjaring calon mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga integritas dan kesiapan menjalani pendidikan kedinasan. (*/ys)











