KABAR INSPIRASI.ID, JAKARTA – Sebanyak lebih dari 1.700 mahasiswa baru Universitas Pertamina (UPER) resmi dilantik untuk Tahun Akademik 2026/2027. Mereka terpilih dari total 6.025 pendaftar program sarjana dan magister.
Pelantikan berlangsung di Auditorium MyPertamina, Simprug, Jakarta, Senin (14/9/2026), sebagai bagian dari rangkaian Pekan Orientasi dan Pengenalan Universitas Pertamina (POP-UP) 2026.
Komisaris PT Pertamina (Persero), Laode Sulaeman, mengatakan generasi muda memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan energi sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia. Peran tersebut semakin penting di tengah target pemerintah mencapai swasembada energi dalam tiga tahun mendatang.
“Ketahanan energi bukan hanya persoalan ketersediaan energi, tetapi juga berkaitan dengan daya saing bangsa. Indonesia saat ini berada di peringkat 48 dari 70 ekonomi dalam IMD World Competitiveness Ranking 2026, sementara infrastruktur berada di peringkat 58 dan menjadi salah satu pilar terlemah,” kata Laode saat memberikan pembekalan kepada mahasiswa baru.
Menurutnya, pencapaian swasembada energi memerlukan sumber daya manusia yang mampu menjawab persoalan secara lintas disiplin. Mahasiswa UPER dapat mengambil peran melalui berbagai bidang, mulai dari teknik, teknologi informasi, manajemen, hingga bisnis.
Tantangan energi Indonesia ke depan juga tidak terbatas pada peningkatan pasokan. Generasi muda akan berhadapan dengan agenda transisi energi, pengembangan energi terbarukan, digitalisasi, efisiensi, dan keberlanjutan.
Kompetensi yang dipelajari mahasiswa saat ini, lanjut Laode, dapat menjadi bagian dari solusi untuk menjawab kebutuhan energi Indonesia pada masa mendatang.
Sejalan dengan itu, Direktur Strategi Portofolio dan Pengembangan Usaha PT Pertamina (Persero), Emma Sri Martini, menekankan pentingnya menyiapkan sumber daya manusia yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis.
Mahasiswa juga dituntut adaptif, kolaboratif, berintegritas, dan memiliki sustainability mindset. Mereka dipandang sebagai calon pemimpin, inovator, dan tenaga profesional yang kelak turut menentukan arah sektor energi nasional.
Sebagai bagian dari ekosistem Pertamina, mahasiswa UPER memiliki kesempatan mengembangkan keterampilan praktis dan membangun jejaring melalui kuliah lapangan, kunjungan industri, program magang, penelitian, hingga penyusunan tugas akhir.
Rektor Universitas Pertamina, Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra, mengatakan perubahan yang akan dihadapi mahasiswa tidak hanya berasal dari sektor energi.
Perkembangan kecerdasan buatan, transformasi dunia kerja, perubahan iklim, dan persoalan lingkungan juga akan membentuk kebutuhan kompetensi generasi masa depan.
“Pendidikan di Universitas Pertamina bukan hanya untuk memperoleh gelar, tetapi untuk mempersiapkan lulusan agar mampu menghadapi perubahan dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Prof. Ichsan.
Pelantikan mahasiswa baru tahun ini mengusung tema “Navigate The Future: Empowering Sustainability Innovators”. Melalui tema tersebut, UPER mendorong mahasiswa tidak sekadar menjadi penonton perubahan, tetapi mampu membaca arah perkembangan, beradaptasi, serta menciptakan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat. (*/ys)










