KABAR INSPIRASI – Upaya strategis memperkuat peran perusahaan dalam pembangunan sosial, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi resmi menjalin kerja sama dengan BKKBN Perwakilan Provinsi Sulawesi Selatan melalui penandatanganan perjanjian kemitraan Program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA).
Penandatanganan berlangsung di Ruang Pola Kantor BKKBN Sulsel, dihadiri oleh Kepala Perwakilan BKKBN Sulsel, Shodiqin, S.H., M.M., bersama tiga manajer unit operasi Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi yakni, Andreas Yanuar Arinawan (AFT Hasanuddin), Utomo Dhanu Saputra (IT Makassar), dan Muhammad Agung Endriyanto (FT Parepare).
Langkah ini menegaskan komitmen Pertamina Patra Niaga Sulawesi dalam mendukung penguatan ketahanan keluarga serta peningkatan kualitas pengasuhan anak melalui pendekatan sosial berkelanjutan.
Program TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak) merupakan inisiatif BKKBN yang menitikberatkan pada peningkatan kualitas layanan pengasuhan anak secara holistik, mencakup aspek kesehatan, pendidikan, serta pembentukan karakter sejak usia dini.
Kolaborasi ini tidak hanya memperluas jangkauan program, tetapi juga menjadi model kemitraan strategis antara sektor publik dan korporasi dalam mewujudkan pembangunan keluarga Indonesia yang sejahtera.
Menurut T. Muhammad Rum, Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, kerja sama ini merupakan bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang selaras dengan pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
“Kami percaya bahwa investasi terbaik bagi masa depan bangsa adalah membangun generasi yang tumbuh di lingkungan pengasuhan yang sehat, penuh kasih, dan berkualitas. Melalui Program TAMASYA, kami ingin berkontribusi dalam memperkuat kapasitas pengasuh dan orang tua dalam mendampingi anak-anak Indonesia,” ujar T. Muhammad Rum.
Sementara itu, Shodiqin, S.H., M.M., Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan, mengapresiasi langkah sinergis Pertamina Patra Niaga yang turut mendukung program pemerintah di bidang pembangunan keluarga.
“Kami berterima kasih atas komitmen Pertamina Patra Niaga Sulawesi yang secara aktif mendukung Program TAMASYA. Sinergi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pihak lain untuk bersama membangun masa depan anak Indonesia yang lebih baik,” jelasnya.
Kemitraan ini memberikan dampak positif pada beberapa target SDGs, antara lain:
SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera): meningkatkan kualitas pengasuhan dan tumbuh kembang anak.
SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): memperkuat kapasitas pengasuh serta menyediakan sarana edukatif.
SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): mendorong kolaborasi lintas sektor antara pemerintah dan dunia usaha.
Melalui sinergi ini, Pertamina Patra Niaga Sulawesi berharap mampu menciptakan lingkungan pengasuhan anak yang sehat, inklusif, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran korporasi sebagai agen pembangunan sosial di daerah.
Kolaborasi ini menjadi bukti nyata bahwa dunia usaha memiliki kontribusi strategis dalam membangun generasi penerus bangsa yang unggul dan berdaya saing tinggi, selaras dengan visi pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045. ***











