• Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Cyber
Thursday, October 22, 2026
  • Login
  • Home
  • NASIONAL
  • SULTENG
  • OPINI
  • POLITIKA
  • LIFESTYLE
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • SULTENG
  • OPINI
  • POLITIKA
  • LIFESTYLE
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • HUKUM & KRIMINAL
No Result
View All Result
No Result
View All Result
  • Home
  • NASIONAL
  • SULTENG
  • OPINI
  • POLITIKA
  • LIFESTYLE
  • PENDIDIKAN
  • EKONOMI
  • HUKUM & KRIMINAL
Home PENDIDIKAN

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Tak Cukup Bertumpu pada Kendaraan Listrik

Yoga by Yoga
October 21, 2026
in PENDIDIKAN
Reading Time: 2 mins read
0
Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Tak Cukup Bertumpu pada Kendaraan Listrik

Prof. Dr. Eng. Ir. Iman Kartolaksono Reksowardojo, M.Eng., berfoto bersama dalam penyelenggaraan 6th Palm Biodiesel Conference.

Share on WhatsappShare on Facebook

KABAR INSPIRASI.ID, JAKARTA – Guru Besar Teknik Mesin Universitas Pertamina (UPER), Prof. Dr. Eng. Ir. Iman Kartolaksono Reksowardojo, M.Eng., menilai transisi otomotif Indonesia tidak dapat hanya mengandalkan satu teknologi, Rabu, 21 Oktober 2026.

ADVERTISEMENT

Indonesia dinilai perlu menerapkan pendekatan multi-pathway dengan memadukan kendaraan listrik, bahan bakar nabati, dan pilihan teknologi lain yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap sektor.

Guru Besar Teknik Mesin Universitas Pertamina, Prof. Dr. Eng. Ir. Iman Kartolaksono Reksowardojo, M.Eng., menyampaikan pandangannya dalam forum 6th Palm Biodiesel Conference.

Prof. Iman menyampaikan pandangan tersebut saat ditemui di Universitas Pertamina, Kamis, 15 Oktober 2026.

“Meskipun kendaraan listrik memiliki peluang besar untuk berkembang di Indonesia, terutama dengan dukungan sumber daya mineral seperti nikel, Indonesia perlu memastikan agar pengembangan tersebut tidak berhenti sebagai pemasok bahan mentah. Nilai tambah dari pengolahan dan pengembangan teknologinya juga perlu dibangun di dalam negeri. Karena itu, pengembangan teknologi otomotif nasional perlu menerapkan pendekatan multi-pathway, dengan membuka berbagai pilihan teknologi dan sumber energi yang disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan masing-masing sektor,” ungkap Prof. Iman.

Menurutnya, kendaraan penumpang dan sepeda motor di kawasan perkotaan lebih sesuai menggunakan tenaga listrik. Kendaraan jenis ini memiliki jarak tempuh yang relatif pendek dan lebih mudah menjangkau infrastruktur pengisian daya.

Sementara itu, biodiesel dapat menjadi pilihan bagi truk, bus, dan alat berat bermesin diesel yang menempuh perjalanan jarak jauh atau beroperasi di wilayah dengan keterbatasan fasilitas pengisian daya. Pilihan tersebut didukung mesin dan jaringan distribusi bahan bakar yang telah tersedia.

“Untuk memenuhi kebutuhan energi yang beragam, Indonesia juga perlu mengembangkan bahan bakar nabati selain sawit, seperti jarak pagar, nyamplung, dan kemiri sunan. Namun, setiap pilihan teknologi dan sumber energi harus mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan, bukan hanya ketersediaan bahan baku atau infrastrukturnya. Karena itu, diperlukan pendekatan Life Cycle Assessment (LCA) untuk menilai dampak lingkungan mulai dari penyediaan bahan baku, proses produksi, hingga penggunaannya,” jelas Prof. Iman.

Baca Juga :  Gempa NTT dan Darurat Informasi, Pakar UPER Tekankan Pentingnya Tokoh Lokal sebagai Jembatan Komunikasi Bencana

Perubahan juga terlihat pada pasar kendaraan listrik. Berdasarkan Goodstat (2026), penjualan kendaraan listrik meningkat dari 99.111 unit pada 2024 menjadi 150.452 unit pada 2025.

Meski penjualan meningkat, kendaraan listrik bukan satu-satunya pilihan dalam transisi otomotif. Indonesia juga mengembangkan biodiesel B50 yang terdiri atas campuran 50 persen biodiesel berbasis minyak sawit mentah atau Crude Palm Oil (CPO) dan 50 persen solar.

Sebagai salah satu produsen sawit terbesar di dunia, Indonesia memiliki bahan baku potensial untuk mengembangkan B50. Namun, penerapannya tetap membutuhkan kesiapan teknologi kendaraan.

“Penggunaan B50 membutuhkan pengujian dan penyesuaian pada mesin kendaraan agar dapat bekerja dengan baik. Begitu pula dengan bahan bakarnya, yang harus memenuhi standar dan kebutuhan mesin. Karena itu, penerapan B50 memerlukan kerja sama antara produsen kendaraan, produsen bahan bakar, masyarakat, dan pemerintah,” jelas Prof. Iman.

Ia kembali menekankan bahwa setiap pilihan energi, termasuk kendaraan listrik dan biodiesel, harus dikaji menggunakan pendekatan LCA. Penilaian tersebut mencakup penyediaan bahan baku, proses produksi, hingga penggunaan energi agar transisi otomotif memberikan dampak lingkungan yang lebih baik.

Rektor UPER, Prof. Dr. Ir. Ichsan Setya Putra, mengatakan tantangan Indonesia tidak hanya berkaitan dengan pengelolaan sumber daya energi, tetapi juga kesiapan talenta yang mampu mengembangkan teknologi tersebut.

“Memastikan generasi yang akan datang memiliki kompetensi dalam mengembangkan teknologi, meningkatkan nilai tambah sumber daya, serta membangun industri energi yang berkelanjutan menjadi hal yang krusial. Melalui penguatan peminatan Renewable Energy pada Program Studi Teknik Mesin UPER, diharapkan dapat semakin memperkuat kapasitas talenta dalam memahami, mengembangkan, dan mengimplementasikan teknologi energi terbarukan sesuai dengan kebutuhan Indonesia,” ungkap Prof. Ichsan. (*/ys)

Baca Juga :  Sabet Juara Nasional, Tim Crystal UPER Dobrak Efisiensi Konstruksi lewat Teknologi Visualisasi Digital
Tags: B50bahan bakar nabatibiodieselEnergi TerbarukanEVkendaraan listrikketahanan energiLCALife Cycle Assessmentmulti-pathwaytransisi otomotifUniversitas PertaminaUPER
SendShareTweet
Previous Post

Pembinaan dan Pengawasan Pemberi Bantuan Hukum Perlu Diperkuat

Yoga

Yoga

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest

5 Tips Mudah Merumuskan Tujuan Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka

December 31, 2022

Guru Perlu Tahu! Begini Alternatif Cara Menyusun Alur Tujuan Pembelajaran (ATP)

January 21, 2023

5 Tips Mudah Merumuskan Tujuan Pembelajaran pada Kurikulum Merdeka (lanjutan)

January 7, 2023

Mengelola Ruang Kelas Agar Tidak Menjadi “Penjara” Bagi Siswa

January 14, 2023
Siapkan Rp 80 Miliar, Tahun Ini Pemkab Poso Bangun Rumah Sakit Baru Di Maliwuko

Siapkan Rp 80 Miliar, Tahun Ini Pemkab Poso Bangun Rumah Sakit Baru Di Maliwuko

1
alla Toyota Hadirkan Talkshow Bertajuk Tips Mengemudi Mobil Hemat BBM

Kalla Toyota Hadirkan Talkshow Bertajuk Tips Mengemudi Mobil Hemat BBM

0
Perayaan Ulang Tahun ke-44 Kota Palu Bakal Dimeriahkan Grup Band Padi Reborn dan Penyanyi Andmesh

Perayaan Ulang Tahun ke-44 Kota Palu Bakal Dimeriahkan Grup Band Padi Reborn dan Penyanyi Andmesh

0
Densus Tembak Mati Askar yang Jadi DPO Poso

Densus Tembak Mati Askar yang Jadi DPO Poso

0
Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Tak Cukup Bertumpu pada Kendaraan Listrik

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Tak Cukup Bertumpu pada Kendaraan Listrik

October 21, 2026
Kemenkum Sulteng Harmonisasi Ranperbup Pemanfaatan Lahan Pekarangan Banggai

Pembinaan dan Pengawasan Pemberi Bantuan Hukum Perlu Diperkuat

October 21, 2026
Kemenkum Sulteng Harmonisasi Ranperbup Pemanfaatan Lahan Pekarangan Banggai

Kemenkum Sulteng Harmonisasi Ranperbup Pemanfaatan Lahan Pekarangan Banggai

October 21, 2026
Kemenkum Sulteng Koordinasikan Penanganan Sertifikat Tanah di Tojo

Kemenkum Sulteng Koordinasikan Penanganan Sertifikat Tanah di Tojo

October 19, 2026

Recent News

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Tak Cukup Bertumpu pada Kendaraan Listrik

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Tak Cukup Bertumpu pada Kendaraan Listrik

October 21, 2026
Kemenkum Sulteng Harmonisasi Ranperbup Pemanfaatan Lahan Pekarangan Banggai

Pembinaan dan Pengawasan Pemberi Bantuan Hukum Perlu Diperkuat

October 21, 2026
Kemenkum Sulteng Harmonisasi Ranperbup Pemanfaatan Lahan Pekarangan Banggai

Kemenkum Sulteng Harmonisasi Ranperbup Pemanfaatan Lahan Pekarangan Banggai

October 21, 2026
Kemenkum Sulteng Koordinasikan Penanganan Sertifikat Tanah di Tojo

Kemenkum Sulteng Koordinasikan Penanganan Sertifikat Tanah di Tojo

October 19, 2026

Penerbit Portal kabarinspirasi.id

PT. KABAR INSPIRASI MEDIA

Alamat Redaksi : Jalan Diponegoro No. 102, Kota Palu, Sulawesi Tengah

Email : kabarinspirasimedia22@gmail.com

Browse by Category

  • EKONOMI
  • HIBURAN
  • HUKUM & KRIMINAL
  • Kategori Berita
  • Kesehatan
  • LIFESTYLE
  • NASIONAL
  • OLAHRAGA
  • OPINI
  • PENDIDIKAN
  • POLITIKA
  • SULTENG

Recent News

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Tak Cukup Bertumpu pada Kendaraan Listrik

Guru Besar UPER: Transisi Otomotif Tak Cukup Bertumpu pada Kendaraan Listrik

October 21, 2026
Kemenkum Sulteng Harmonisasi Ranperbup Pemanfaatan Lahan Pekarangan Banggai

Pembinaan dan Pengawasan Pemberi Bantuan Hukum Perlu Diperkuat

October 21, 2026
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman Media Cyber

© 2022 Copyright Kabar Inspirasi

No Result
View All Result
  • KABAR INSPIRASI
  • Kategori Berita
    • NASIONAL
    • SULTENG
    • POLITIKA
    • LIFESTYLE
    • PENDIDIKAN
    • EKONOMI
    • HUKUM & KRIMINAL
    • OPINI
    • HIBURAN
  • Tentang Kami
  • PEDOMAN MEDIA CYBER
  • Redaksi
  • Login

© 2022 Copyright Kabar Inspirasi

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In