KABAR INSPIRASI, PALU – Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, membuktikan komitmennya untuk menghadirkan hukum yang merakyat. Tak sekadar seremoni di tingkat provinsi, pria kelahiran Soppeng ini turun langsung ke Kelurahan Talise, Kota Palu, untuk meninjau kesiapan Pos Bantuan Hukum (Posbankum), Rabu (4/2).
Langkah “blusukan” ini dilakukan untuk memastikan bahwa akses keadilan bukan hanya slogan, melainkan benar-benar bisa dirasakan oleh masyarakat di tingkat akar rumput secara cepat, mudah, dan gratis. Dalam kunjungan tersebut, Menkum didampingi oleh Kepala BPHN Min Usihen, Staf Khusus Menteri Bidang Hubungan Luar Negeri Yadi Heryadi, Staf Khusus Bidang Transformasi Digital M. Noor Karompot, serta Kakanwil Kemenkum Sulteng Rakhmat Renaldy.
Di lokasi, Supratman tidak canggung berdialog secara interaktif dengan warga. Ia mendengarkan langsung keluhan dan persoalan hukum yang kerap menjerat masyarakat kecil. Tak hanya itu, Menkum mengecek detail kesiapan sarana, alur layanan, hingga kompetensi SDM yang bertugas di garda terdepan Posbankum Talise.
Baginya, Posbankum harus menjadi ruang inklusif. Selain tempat berkonsultasi, tempat ini diharapkan menjadi jembatan perdamaian melalui jalur non-litigasi. Untuk memperkuat pelayanan, Kanwil Kemenkum Sulteng juga telah menggandeng 18 Organisasi Bantuan Hukum (OBH) yang siap memberikan pendampingan profesional.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menjelaskan bahwa keberhasilan program ini merupakan hasil kolaborasi masif. Saat ini, tercatat ada 2.017 Posbankum yang telah tersebar merata di seluruh desa dan kelurahan di Sulawesi Tengah.
“Keberadaan Posbankum di seluruh desa dan kelurahan di Sulawesi Tengah menjadi langkah strategis dalam mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat. Kami memastikan setiap Posbankum didukung paralegal terlatih serta kolaborasi dengan organisasi bantuan hukum agar masyarakat memperoleh pendampingan hukum yang cepat, tepat, dan berkeadilan,” ujar Rakhmat Renaldy memberikan laporan resmi di lokasi.
Rakhmat menambahkan, kehadiran langsung Menteri Hukum di tengah masyarakat menjadi suntikan motivasi bagi jajarannya. Pihaknya berjanji akan terus meningkatkan kualitas layanan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Dengan infrastruktur yang kini sudah siap 100 persen, Posbankum diharapkan menjadi cahaya terang bagi masyarakat Sulteng dalam mencari keadilan, sekaligus membudayakan sadar hukum sejak dini dari tingkat desa. (*/ys)











