KABAR INSPIRASI, PALU — Langkah strategis diambil Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) untuk memastikan kualitas produk hukum dan tata kelola organisasi di wilayah ini semakin mumpuni. Pada Rabu (11/3), Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, secara resmi mengambil sumpah dan melantik empat pejabat fungsional dalam sebuah prosesi khidmat di Ruang Garuda.
Pelantikan ini menjadi momentum krusial bagi penguatan “otak” organisasi. Pasalnya, tiga dari pejabat yang dilantik merupakan Perancang Peraturan Perundang-undangan, sementara satu lainnya fokus pada Analis Sumber Daya Manusia (SDM) Aparatur. Mereka diproyeksikan menjadi mesin penggerak dalam menyelaraskan setiap aturan daerah agar tetap harmonis dan memberikan kepastian hukum yang kokoh.
Keempat sosok yang kini mengemban amanah baru tersebut adalah Reni Etikawati (Ahli Madya Perancang), Ririn (Ahli Muda Perancang), Syithah Damayanti (Ahli Muda Perancang), serta Andre Tanjung Orisa yang didapuk sebagai Analis SDM Aparatur Ahli Muda.
Dalam amanatnya, Rakhmat Renaldy menegaskan bahwa jabatan fungsional adalah tulang punggung kementerian. Keahlian mereka menjadi penentu apakah sebuah regulasi daerah mampu menjawab kebutuhan publik atau justru menjadi beban administratif.
“Perancang peraturan perundang-undangan merupakan garda terdepan dalam memastikan setiap produk hukum yang dihasilkan memiliki kualitas yang baik, selaras dengan ketentuan yang berlaku, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tegas Rakhmat Renaldy di hadapan para pejabat struktural.
Tak hanya soal aturan, Rakhmat juga menyoroti aspek kemanusiaan dalam birokrasi. Kehadiran analis SDM diharapkan mampu memacu profesionalisme pegawai agar tetap akuntabel dan berintegritas tinggi. Baginya, peningkatan kualitas SDM adalah kunci pembuka pintu keberhasilan organisasi secara menyeluruh.
“Penguatan SDM menjadi salah satu kunci keberhasilan organisasi. Karena itu, saya berharap pejabat yang dilantik dapat menjalankan amanah ini dengan penuh tanggung jawab, profesionalisme, serta terus meningkatkan kompetensi,” tambahnya.
Mengakhiri sambutannya, Rakhmat mengingatkan bahwa posisi baru ini menuntut dedikasi tinggi dan bukan sekadar rutinitas administratif. Kontribusi nyata sangat dinantikan untuk mendukung program strategis Kanwil Kemenkum Sulteng, mulai dari harmonisasi regulasi hingga pembinaan hukum di pelosok daerah.
“Momentum pelantikan ini harus menjadi awal untuk bekerja lebih baik lagi. Saya yakin dengan kompetensi yang dimiliki, saudara-saudari dapat memberikan kontribusi terbaik bagi organisasi dan masyarakat,” pungkasnya.
Dengan formasi baru ini, Kanwil Kemenkum Sulteng optimis kualitas layanan hukum di Sulawesi Tengah akan semakin transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas. (*/ys)











