Oleh: DEDI ASKARY, S.H.
Pembangunan industri hilir agro-komoditas merupakan langkah strategis untuk mewujudkan tanggung jawab negara dalam memenuhi hak ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat Parigi Moutong. Upaya ini tidak hanya meningkatkan nilai tambah produk pertanian, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, meningkatkan pendapatan petani, serta memperkuat ketahanan pangan dan ekonomi daerah.
Hak Ekonomi:
• Peningkatan Pendapatan: Industri hilir membuka peluang pengolahan komoditas lokal menjadi produk bernilai jual lebih tinggi. Petani tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi juga produk olahan yang memberikan keuntungan lebih besar.
• Penciptaan Lapangan Kerja: Pembangunan pabrik pengolahan, distribusi, dan pemasaran produk agro-komoditas akan menyerap tenaga kerja lokal, mengurangi angka pengangguran, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
• Pengembangan UMKM: Industri hilir dapat mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sektor pengolahan, pengemasan, dan pemasaran produk pertanian.
Hak Sosial:
• Peningkatan Kualitas Hidup: Dengan meningkatnya pendapatan dan tersedianya lapangan kerja, masyarakat memiliki akses yang lebih baik terhadap pendidikan, kesehatan, dan perumahan yang layak.
• Pengurangan Kemiskinan: Pembangunan industri hilir membantu mengurangi angka kemiskinan melalui peningkatan pendapatan dan penciptaan lapangan kerja.
• Ketahanan Pangan: Industri pengolahan pangan lokal memperkuat ketahanan pangan daerah dengan memastikan ketersediaan pasokan pangan yang cukup dan terjangkau bagi masyarakat.
Hak Budaya:
• Pelestarian Produk Lokal: Industri hilir dapat mempromosikan dan melestarikan produk-produk pertanian lokal yang memiliki nilai budaya tinggi.
• Pengembangan Pariwisata: Produk agro-komoditas yang unik dan berkualitas dapat menjadi daya tarik wisata, meningkatkan pendapatan daerah, dan mempromosikan budaya lokal.
• Peningkatan Identitas Daerah: Pengembangan industri hilir berbasis komoditas lokal dapat memperkuat identitas daerah dan kebanggaan masyarakat terhadap produk-produk unggulan daerah.
Tanggung Jawab Negara:
Negara lewat Pemerintah Daerah memiliki peran penting dalam mendorong pembangunan industri hilir agro-komoditas di Parigi Moutong melalui:
• Penyediaan Infrastruktur: Pemerintah perlu membangun dan meningkatkan infrastruktur pendukung seperti jalan, jembatan, listrik, air bersih, dan telekomunikasi untuk mendukung kelancaran operasional industri hilir.
• Pemberian Insentif: Pemerintah dapat memberikan insentif fiskal dan non-fiskal kepada investor yang berminat mengembangkan industri hilir di Parigi Moutong.
• Peningkatan Kualitas SDM: Pemerintah perlu meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan dan pendidikan vokasi di bidang pengolahan agro-komoditas.
• Fasilitasi Akses Pasar: Pemerintah membantu memfasilitasi akses pasar bagi produk-produk agro-komoditas lokal, baik di pasar domestik maupun internasional.
• Penguatan kapasitas Kelembagaan: Pemerintah perlu melakukan penguatan kapasitas kelembagaan petani dan UMKM melalui pembentukan koperasi dan kelompok usaha bersama (kube) serta mendorong pembangunan Mall Desa sebagai Layanan Publik Digital Pedesaan.
Dengan sinergi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat, pembangunan industri hilir agro-komoditas di Parigi Moutong dapat menjadi motor penggerak perekonomian daerah, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta sebagai Wujud atas upaya Pemenuhan hak ekonomi, sosial, dan budaya masyarakat Kabupaten Parigi Moutong.
Penulis pernah menjabat Deputy Direktu Walhi Sulteng, Direktur Eksekutif Lembaga Pengembangan Study Hukum dan Advokasi HAM Sulteng, Konsultan Riset ketahan Pangan di Lembah Baliem (Wamena) Kab. Jaya Wijaya, Papua & Ketua Komnas HAM Perwakilan Sulteng.











