KABAR INSPIRASI, PALU – Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) tidak ingin setengah-setengah dalam menyambut kunjungan kerja Menteri Hukum Republik Indonesia. Fokus utama saat ini adalah memastikan peresmian Pos Layanan Bantuan Hukum (Posbankum) berjalan tanpa celah.
Guna mencapai target tersebut, jajaran internal Kanwil Kemenkum Sulteng menggelar rapat koordinasi dan pemantapan teknis di Palu, Senin (2/2). Rapat ini menjadi krusial untuk memastikan seluruh elemen pendukung, mulai dari logistik hingga operasional, berada dalam kondisi siap tempur.
Dipimpin langsung oleh Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, Muhammad Wahab Marawali, rapat tersebut membedah satu per satu kebutuhan lapangan. Fokus pembahasannya cukup mendalam, mencakup kesiapan konsumsi, pengaturan armada kendaraan operasional, hingga pembagian porsi tanggung jawab setiap personel pelaksana.
“Setiap bagian harus memastikan kesiapannya sesuai tupoksi masing-masing. Kita ingin seluruh kebutuhan logistik dan operasional terpenuhi secara optimal sehingga tidak ada kendala sekecil apa pun saat hari H,” tegas Wahab di hadapan peserta rapat.
Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, memberikan instruksi khusus terkait agenda strategis pimpinan ini. Menurutnya, keberhasilan acara besar sangat bergantung pada detail teknis yang matang di belakang layar.
“Persiapan yang matang pada aspek konsumsi dan kendaraan adalah penentu kelancaran rangkaian peresmian Posbankum ini. Ini bukan sekadar acara seremonial, tapi cerminan profesionalisme institusi kita,” ungkap Rakhmat.
Ia juga mewanti-wanti seluruh jajarannya untuk menjaga kedisiplinan dan tanggung jawab. Koordinasi yang solid antarunsur pelaksana diharapkan mampu memberikan kesan positif, mengingat Posbankum merupakan garda terdepan dalam penguatan layanan hukum bagi masyarakat di Sulawesi Tengah.
Dengan persiapan yang kini mencapai tahap final, Kanwil Kemenkum Sulteng berkomitmen penuh memberikan dukungan administratif dan teknis terbaik demi suksesnya kunjungan kerja Menteri Hukum RI di Bumi Tadulako. (*/ys)











