KABAR INSPIRASI, PALU — Menyambut fajar Ramadhan 1447 Hijriah, Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) tak ingin hanya sekadar bersiap secara administratif. Melalui tradisi Munggahan, institusi penjaga hukum di Sulawesi Tengah ini memilih untuk membasuh rohani dan memperkuat simpul kekeluargaan antarpegawai dalam suasana yang penuh khidmat, Rabu (12/2).
Bertempat di Ruang Garuda, kegiatan ini digelar secara hybrid, menyatukan jajaran yang hadir langsung maupun yang terhubung via layar virtual di seluruh pelosok wilayah. Momentum ini merupakan pengejawantahan arahan pimpinan pusat Kemenkum RI untuk menjadikan Ramadhan sebagai kawah candradimuka penguatan nilai-nilai spiritual bagi seluruh aparatur negara.
Nuansa kekeluargaan terasa kental saat seluruh pegawai larut dalam kekhidmatan acara. Bagi Kanwil Kemenkum Sulteng, membangun SDM yang handal tidak cukup hanya dengan profesionalisme teknis, tetapi harus berlandaskan integritas dan keimanan yang kokoh.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menegaskan bahwa Munggahan adalah titik awal untuk memompa etos kerja dari sisi spiritual.
“Munggahan ini menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan kekompakan seluruh jajaran. Kita persiapkan diri lahir dan batin agar Ramadhan menjadi ruang peningkatan kualitas diri sekaligus kualitas pengabdian,” ujar Rakhmat dengan optimisme tinggi.
Lebih dari sekadar seremoni, Rakhmat ingin setiap pegawainya menjadikan bulan suci sebagai cermin untuk merefleksikan kualitas pelayanan publik. Ia percaya bahwa hati yang bersih akan melahirkan dedikasi yang tulus bagi masyarakat.
“Ramadhan harus kita maknai sebagai ruang refleksi dan perbaikan diri. Nilai-nilai spiritual yang kita bangun hari ini harus tercermin dalam disiplin, integritas, serta pelayanan hukum yang semakin responsif dan berkualitas bagi masyarakat Sulawesi Tengah,” tegasnya.
Melalui kehangatan silaturahmi ini, Kanwil Kemenkum Sulteng mengirimkan pesan kuat: bahwa mereka siap menyambut Ramadhan 1447 H dengan kesiapan batin yang matang. Dengan mental yang terjaga, institusi ini berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang hukum yang lebih transparan dan berkeadilan. (*/ys)











