KABAR INSPIRASI, PALU — Teori di bangku kuliah kini menemukan muaranya di dunia kerja nyata. Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) secara resmi membuka pintu bagi mahasiswa magang untuk menyelami seluk-beluk pelayanan hukum di daerah. Langkah ini menjadi bagian dari misi besar memperkuat sinergi antara institusi akademik dengan praktik birokrasi yang dinamis.
Program magang ini bukan sekadar pemenuhan kurikulum, melainkan ruang aktualisasi bagi para calon yuris muda. Di sini, mahasiswa diajak untuk “melihat dapur” tata kelola pemerintahan, memahami alur administrasi hukum, hingga menghadapi tantangan pelayanan publik secara langsung di lingkungan Kementerian Hukum.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menyambut hangat kehadiran para mahasiswa tersebut. Ia menegaskan bahwa institusi yang dipimpinnya sangat terbuka terhadap kolaborasi yang berorientasi pada pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dan berintegritas.
“Melalui program magang ini, mahasiswa tidak hanya belajar tentang regulasi, tetapi juga memahami bagaimana hukum diimplementasikan dalam pelayanan kepada masyarakat. Kami berharap pengalaman ini dapat membentuk generasi muda yang profesional dan berkomitmen terhadap nilai-nilai integritas,” ujar Rakhmat Renaldy.
Lebih lanjut, Rakhmat menekankan bahwa lingkungan kerja di Kanwil Kemenkum Sulteng didesain agar adaptif dan kolaboratif. Hal ini bertujuan agar mahasiswa memiliki ruang pembelajaran yang produktif, di mana mereka bisa berdiskusi dan berkontribusi langsung dalam dinamika kerja harian.
Dengan diterimanya mahasiswa magang ini, Kanwil Kemenkum Sulteng kembali menunjukkan komitmennya sebagai mitra strategis dunia pendidikan. Harapannya, kerja sama ini mampu melahirkan bibit-bibit profesional hukum yang siap mengabdi dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat di masa depan. (*/ys)











