KABAR INSPIRASI, PALU — Jarak bukan lagi penghalang bagi Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) untuk menyatukan visi dengan para garda depan hukum di daerah. Lewat pertemuan virtual yang berlangsung interaktif pada Jumat (6/3), otoritas hukum di Bumi Tadulako ini merajut sinergi yang lebih erat dengan para notaris dari berbagai kabupaten dan kota melalui platform Zoom Meeting.
Langkah ini diambil bukan tanpa alasan. Di tengah tuntutan layanan publik yang semakin cepat dan transparan, peran notaris sebagai pejabat umum penyedia akta autentik menjadi sangat krusial. Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, memimpin langsung jalannya dialog tersebut dengan menekankan pentingnya menjaga marwah profesi melalui integritas dan kepatuhan hukum yang absolut.
Dalam forum tersebut, berbagai dinamika di lapangan dibahas secara terbuka. Rakhmat menegaskan bahwa notaris bukan sekadar pelaksana teknis, melainkan mitra strategis pemerintah dalam menjamin kepastian hukum bagi setiap transaksi dan perbuatan hukum masyarakat.
“Pertemuan ini merupakan bagian dari upaya membangun komunikasi yang baik antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah dengan para notaris sebagai mitra strategis dalam memberikan layanan hukum kepada masyarakat,” ujar Rakhmat Renaldy di hadapan para peserta virtual.
Ia juga menaruh perhatian besar pada profesionalisme dalam menjalankan jabatan. Menurutnya, koordinasi yang berkelanjutan adalah kunci untuk menghadapi tantangan praktik kenotariatan yang semakin kompleks. Komunikasi dua arah ini diharapkan mampu meminimalisir kendala administratif sekaligus memperkuat fungsi pengawasan.
“Notaris memiliki peran penting sebagai pejabat umum yang berwenang membuat akta autentik yang memberikan kepastian hukum bagi masyarakat. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah dan profesi notaris perlu terus diperkuat agar pelayanan kenotariatan dapat berjalan secara optimal,” tambahnya menekankan urgensi kolaborasi tersebut.
Pertemuan ini diakhiri dengan komitmen bersama bahwa Kanwil Kemenkum Sulteng akan terus membuka pintu dialog. Dengan hubungan kerja yang solid, diharapkan ekosistem kenotariatan di Sulawesi Tengah tumbuh menjadi layanan yang profesional, transparan, dan memberikan rasa aman bagi seluruh lapisan masyarakat yang memerlukan perlindungan hukum. (*/ys)











