KABAR INSPIRASI, MOROWALI – Ambisi mewujudkan Generasi Emas 2045 bukan sekadar isapan jempol di Bumi Morowali. PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) menunjukkan tajinya dengan menghibahkan gedung Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) senilai Rp3,6 miliar kepada Polres Morowali, Jumat (13/2). Langkah raksasa ini menjadi tulang punggung bagi kesuksesan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan pemerintah pusat demi memutus rantai stunting.
Gedung SPPG yang berdiri kokoh di atas lahan seluas 900 meter persegi milik Polres Morowali ini bukan sekadar bangunan biasa. Dengan luas bangunan mencapai 400 meter persegi, fasilitas ini diproyeksikan menjadi “dapur raksasa” yang menjamin keamanan pangan (food safety), kandungan nutrisi, hingga ketepatan waktu distribusi makanan bergizi ke sekolah-sekolah dan posyandu di wilayah sekitar.
Kapolres Morowali, AKBP Zulkarnain, menegaskan bahwa fasilitas ini akan menjadi pusat komando pelayanan gizi, tidak hanya bagi anak sekolah, tetapi juga menyasar ibu hamil dan kelompok rentan lainnya.
“Polres Morowali turut berkontribusi dalam pembentukan SPPG yang bertanggung jawab dalam penyediaan, pendistribusian, dan pengelolaan makanan bergizi gratis. Hal itu merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam peningkatan kualitas kesehatan dan pemenuhan gizi anak di sekolah dan masyarakat sejalan dengan cita-cita pemerintah dalam mewujudkan generasi emas Indonesia tahun 2045,” ucap Zulkarnain dengan penuh optimisme.
Senada dengan hal tersebut, pihak swasta pun tak mau ketinggalan ambil bagian. Deputi Direktur Operasional PT IMIP, Yulius Susanto, menyebut kehadiran gedung ini sebagai simbol nyata bahwa dunia usaha berdiri bahu-membahu bersama Presiden RI Prabowo Subianto dalam setiap program strategis nasional.
“Kami harap ini bisa sukses dan membuat masyarakat kurang mampu mendapatkan gizi yang lebih baik. Kami akan terus bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat dalam mendukung program pemerintah guna mencapai target pembangunan nasional. Karena gizi yang baik adalah kunci untuk meningkatkan kualitas SDM dan mencapai kemajuan bangsa,” tegas Yulius Susanto.
Data di lapangan menunjukkan dampak masif yang akan dihasilkan. Tercatat sebanyak 2.947 siswa di Morowali telah masuk dalam radar penerima manfaat, yang terdiri atas 861 siswa TK, 1.451 siswa SD, serta 635 siswa SMP. Melalui kolaborasi apik antara Polres Morowali dan suntikan dana dari PT IMIP, masa depan gizi anak-anak di Morowali kini kian terjamin dalam balutan regulasi yang akuntabel. (*/ys)











