KABAR INSPIRASI.ID – Rakhmat Renaldy, A.Md.IP., S.H., M.H., resmi mengakhiri masa tugasnya sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng). Ia mendapat amanah baru untuk memimpin Kanwil Kemenkum Kalimantan Selatan.
Pergantian tersebut ditandai dengan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, di Graha Pengayoman, Jakarta, Senin (5/10/2026).
Bagi Rakhmat, perpindahan tugas itu menjadi bagian dari perjalanan pengabdiannya. Selama memimpin Kanwil Kemenkum Sulteng, pria berdarah Tanah Banjar tersebut meninggalkan sejumlah fondasi pelayanan dan tata kelola organisasi.
Ia dikenal mendorong jajarannya bekerja secara adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. Penguatan dilakukan pada berbagai bidang, termasuk Administrasi Hukum Umum (AHU), Kekayaan Intelektual (KI), bantuan hukum, pembentukan peraturan perundang-undangan, dan tata kelola internal.

Perluas Akses Layanan Hukum
Salah satu perhatian Rakhmat adalah memperluas akses masyarakat terhadap layanan hukum.
Penguatan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) di desa dan kelurahan pada 13 kabupaten dan kota menjadi salah satu fondasi yang dibangun untuk mendekatkan layanan hukum kepada masyarakat.
Pada bidang Kekayaan Intelektual, Kanwil Kemenkum Sulteng terus meningkatkan kesadaran masyarakat dan pemerintah daerah terhadap pentingnya pelindungan KI. Upaya tersebut turut menyasar pengembangan berbagai potensi kekayaan intelektual komunal milik daerah.
Penguatan layanan juga dilakukan pada sektor AHU, termasuk pelayanan badan hukum, kenotariatan, apostille, dan berbagai administrasi hukum yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.
Dorong Transformasi Digital dan Integritas
Rakhmat turut memberikan perhatian terhadap transformasi digital dan komunikasi publik. Kanwil Kemenkum Sulteng memperkuat publikasi, memanfaatkan media sosial, serta mengembangkan sistem informasi untuk membangun organisasi yang lebih terbuka dan responsif.
Pada lingkup internal, pembangunan Zona Integritas terus diperkuat melalui pembenahan tata kelola, pelayanan publik, pengawasan, akuntabilitas, dan budaya kerja berintegritas.
“Tidak ada capaian yang lahir dari kerja seorang diri. Apa yang telah dicapai Kanwil Kemenkum Sulteng merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran dan dukungan para mitra. Saya hanya menjadi bagian dari proses tersebut,” ujar Rakhmat.
Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kanwil Kemenkum Sulteng yang telah bekerja bersamanya selama menjalankan tugas di Sulawesi Tengah.
Menurut Rakhmat, tantangan seorang pemimpin bukan sebatas mencapai target. Seorang pemimpin juga harus memastikan organisasi memiliki fondasi yang kuat agar terus berkembang setelah pergantian kepemimpinan.
“Pertahankan hal-hal baik yang sudah dibangun. Jangan takut berinovasi dan jangan pernah berhenti memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pesannya.
Estafet Kepemimpinan Berlanjut
Dalam pelantikan tersebut, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengingatkan pentingnya menjaga kesinambungan kinerja saat terjadi pergantian pimpinan.
Rotasi dan mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi sekaligus kesempatan untuk menghadirkan energi baru dalam pelaksanaan tugas.
Bagi Rakhmat, Sulawesi Tengah menjadi bagian penting dalam perjalanan pengabdiannya. Daerah dengan kekayaan budaya, potensi ekonomi, dan dinamika pembangunan tersebut memberinya pengalaman serta hubungan yang kuat dengan jajaran dan berbagai pemangku kepentingan.
Estafet kepemimpinan Kanwil Kemenkum Sulteng kini diteruskan kepada Hendrik Pagiling, S.H., M.H. Rakhmat berharap berbagai fondasi yang telah dibangun dapat terus dipelihara dan dikembangkan.
“Ke mana pun kita ditugaskan, semangat pengabdian harus tetap sama. Jabatan boleh berganti, tempat bertugas boleh berbeda, tetapi komitmen untuk memberikan manfaat harus tetap menjadi pegangan,” tutup Rakhmat. (*/ys)










