KABAR INSPIRASI.ID, PALU – Usai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Pengayoman Ke-81 Tahun 2026, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng) menggelar acara Tasyakuran. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat sinergi, sekaligus merefleksikan kembali semangat pengabdian insan Pengayoman kepada masyarakat, bangsa, dan negara.
Kegiatan yang berlangsung khidmat di Ruang Garuda Kanwil Kemenkum Sulteng tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kanwil (Kakanwil) Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy. Turut hadir seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tengah, kementerian/lembaga terkait, perbankan, perguruan tinggi, serta para mitra kerja.
Selain itu, segenap pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenkum Sulteng yang dipimpin langsung oleh Ibu Liana Rakhmat Renaldy juga turut mengikuti rangkaian tasyakuran. Kehadiran berbagai unsur ini menjadi wujud kuatnya kolaborasi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan pelayanan hukum di Sulawesi Tengah.
Mengawali sambutannya, Kakanwil Rakhmat Renaldy menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan. Menurutnya, peringatan yang mengusung tema “Transformasi Digital untuk Pelayanan Hukum yang Mengayomi dan Berdampak” ini merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi atas perjalanan panjang pengabdian institusi.
“Delapan puluh satu tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Di dalam perjalanan panjang tersebut terdapat sejarah, dinamika, tantangan, pengorbanan, serta berbagai kontribusi yang telah diberikan oleh para pendahulu dan seluruh insan Pengayoman dalam membangun sistem hukum dan pelayanan hukum di Indonesia,” jelas Rakhmat.
Ia menegaskan, Hari Pengayoman harus menjadi ruang untuk memperkuat jati diri dan meningkatkan integritas. Makna “Pengayoman” mencerminkan kehadiran negara dalam memberikan perlindungan, kepastian hukum, dan rasa keadilan.
“Oleh karena itu, setiap insan Kementerian Hukum memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa setiap pelaksanaan tugas dan kewenangan benar-benar memberikan manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat,” tegasnya.
Rakhmat juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajarannya atas dedikasi dan loyalitas yang diberikan.
“Tidak ada pekerjaan yang tidak penting. Tidak ada pengabdian yang sia-sia. Setiap kontribusi yang diberikan dengan penuh tanggung jawab akan menjadi bagian dari keberhasilan organisasi,” ungkapnya.
Penghormatan turut disampaikan kepada para purnabakti dan sesepuh Kementerian Hukum.
“Apa yang kita nikmati dan kita lanjutkan hari ini tidak terlepas dari hasil kerja keras para pendahulu. Karena itu, menjadi kewajiban kita bersama untuk menjaga dan meneruskan nilai-nilai pengabdian tersebut kepada generasi berikutnya,” katanya.
Lebih lanjut, ia mendorong seluruh jajaran untuk menjadikan tantangan dan kritik masyarakat sebagai bahan evaluasi.
“Marilah kita jadikan perkembangan teknologi sebagai sarana untuk menciptakan pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan akuntabel,” tuturnya.
Menutup sambutannya, Kakanwil kembali menekankan pentingnya menjaga marwah Kementerian Hukum dengan karakter yang profesional, berintegritas, dan humanis.
“Semoga pada usia yang ke-81 ini, Kementerian Hukum semakin kuat, semakin profesional, semakin dipercaya masyarakat, dan semakin mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan hukum nasional,” harapnya.
“Selamat memperingati Hari Pengayoman Ke-81 Tahun 2026. Mari kita terus mengabdi dengan integritas, bekerja dengan profesionalitas, dan melayani dengan sepenuh hati,” pungkas Rakhmat Renaldy.
Dengan semangat kebersamaan ini, Kanwil Kemenkum Sulteng berkomitmen untuk terus memperkuat sinergi dan transformasi pelayanan hukum agar kehadiran institusi semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (*/ys)











