KABAR INSPIRASI, PALU – Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sulawesi Tengah (Kanwil Kemenkum Sulteng). Mereka menggalang dana kemanusiaan untuk mendukung pemulihan masyarakat di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) pascabencana alam gempa bumi yang terjadi pada 15 Agustus 2026.
Aksi solidaritas tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian keluarga besar Kemenkum Sulteng terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Seluruh jajaran diajak berpartisipasi memberikan bantuan sesuai kemampuan melalui kanal donasi yang disiapkan. Penggalangan dana ini memanfaatkan barcode donasi yang disebarluaskan, sehingga para pegawai dapat melakukan scan barcode secara bersama-sama untuk menyalurkan donasi dengan mudah, cepat, dan aman.
Kepala Kanwil Kemenkum Sulteng, Rakhmat Renaldy, menyampaikan bahwa kepedulian terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah merupakan bagian dari semangat pengabdian dan nilai kemanusiaan yang harus terus dijaga oleh seluruh jajaran. Menurutnya, bantuan yang diberikan tidak semata-mata dinilai dari besar kecilnya nominal.
“Di tengah kondisi saudara-saudara kita yang sedang menghadapi dampak bencana, sudah sepatutnya kita hadir menunjukkan kepedulian. Mungkin bantuan yang kita berikan tidak seberapa, tetapi ketika dilakukan bersama-sama, insyaallah dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak,” ujar Rakhmat.
Ia mengajak seluruh jajaran untuk menjadikan momentum tersebut sebagai wujud nyata semangat gotong royong, solidaritas, dan kepedulian sosial.
“Ini bukan hanya tentang donasi, tetapi tentang bagaimana kita menunjukkan bahwa dalam kondisi apa pun, kita tetap memiliki kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang membutuhkan,” tambahnya.
Antusiasme jajaran terlihat jelas dari keterlibatan aktif pegawai dalam melakukan pemindaian barcode yang tersedia secara praktis tanpa proses yang rumit. Langkah ini sekaligus mencerminkan komitmen Kanwil Kemenkum Sulteng dalam memanfaatkan teknologi digital guna mendukung aktivitas positif dan aksi kemanusiaan.
Melalui penggalangan dana ini, diharapkan kontribusi yang terkumpul dapat membantu upaya pemulihan masyarakat NTT sekaligus mempertegas bahwa semangat pengayoman tidak hanya diwujudkan lewat pelayanan hukum, tetapi juga melalui kepedulian nyata terhadap sesama di masa sulit. (*/ys)










